Pengalaman menulis saya

 Hai teman-teman seperjuangan ku, terima kasih untuk kalian yang bersedia membaca pengalaman menulis ku yang paling singkat ini.

Sebelummya aku minta maaf karna ini pertama kalinya aku menulis karangan menulis dan mungkin banyak yg harus di perbaiki.

jadi , pada waktu aku menjadi mahasiswa dari prodi Administrasi Bisnis banyak sekali tugas yang diberikan para dosen salah satu nyah tugas membuat makalah, wahh ituu adalah kali pertama aku nih membuat makalah, aku sebenernyah belum memahami tata cara membuat makalah seperti apa, deadline nya itu aku msih ingat 2 minggu, waktu yang sebentar bagi aku yang masih pemula , mungkin bagi yang lain itu waktu yang panjang, tiap hari aku selaluu mencari bahan-bahan untuk makalah ku, entah itu dari google atau tanyaa teman ku yang sudah mengerti, banyak banget hal belum aku pahami, 2minggu itu pun cepat berlalu sedangkan aku belum mengerjakan nyah karna terlalu santai , tapi waktu pengumpulan makalah di maju kan jadwal nyah aku sangat panik bahkan tiap malem kepikiran. Aku memulai mengerjakan nyah dari sedikit-sedikit yang aku pahami, selanjutnya aku mencari bahan-bahan untuk makalah ku yang itu semua nyah ada di google , waktu aku selesai mengerjakan makalah terus aku meminta pendapat teman ku yang mengerti ehh ternyataa aku banyak membuat kesalahan, aku panik dan kesal tapi aku paksain mengerjakan nya karna ini tugas ku, aku selalu menanyakan apa yang salah dari makalah ku, dan teman ku yang super baik selalu sabar memberitaku ku, akhirnyaa selesai pun makalah buatan ku yang selama ini membuat hari-hari ku terasa berat mungkin terlalu lebay bagi kalian yang lebih paham tentang ini tapi tugas ini mengajarkan banyak pelajaran penting bagi diri ku sendiri, contoh nya aku jangan pernah menyepelekan pekerjaan , jangan menunda pekerjaan, harus sabar dan berani bertanya jika tidak memahami sesuatu.

sekian pengalaman menulis saya , mohon maaf jika ada kesalahan penulisan kata maupun tutur kata yang tidak menyenang kan, TerimaKasih.

Nabillah fadilah alvan

Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Komentar