RIVIEW MANAJEMEN KEUANGAN

Bisnis dan Keuangan

Nabillah fadillah Alvan, Mahasiswa Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Pada tengah semester ini kita sudah mempelajari beberapa materi terkait manjamen keuangan, salah satunya yaitu Bisnis dan Keuangan. Pada tulisan ini akan di bahas mengenai mulai dari biaya modal dan sumber pendanaan

Biaya modal adalah konsep besaran biaya yang diperhitungkan pada saat perusahaan memperoleh pendanaan. Dari sudut pandang bisnis, besaran ini dihitung dari nilai tingkat pengembalian internal (internal rate of return) arus kas perusahaan sedemikian sehingga harga pasar sekarang dari keseluruhan investasi yang dirniliki akan setara dengan nilai diskonto seluruh arus kas masa depan pada investasi-investasi tersebut. Dari sudut pandang investor, biaya modal dihitung dari total nilai risiko yang diterima atas penggunaan dana oleh perusahaan sedemikian.,sehingga pemberi dana tidak mengalihkan alokasi dananya pada investasi lain. Biaya modal tidak dapat ditentukan secara langsung, hal ini terkait dengan jenis investasi, estimasi periode investasi, estimasi arus kas, tingkat resiko, jenis pendanaan, dan tipe investor yang terlibat.

Sumber pendanaan Secara umum berasal dari dua elemen yakni internal dan ekstemal. Pendanaan internal diperoleh dari sisa laba (kumulatif) yang sudah tidak ada peruntukan kepada pemegang saham, atau yang disebut dengan dividen. Sedangkan pendanaan ekstemal berasal dari investor utang (debtholder) dan investor saharn (shareholder). Biaya modal tidak dihitung jika sumber pendanaan berasal dari internal perusahaan. Tidak ada biaya yang harus dikeluarkan dalarn penggunaan dana internal ini. Berbeda dengan pendanaan dari pihak luar yang akan dikenakan biaya.

Komponen biaya modal Biaya modal yang muncul dari investor utang umum disebut dengan biaya utang atau cost of debt. Tipe investor utang mengharapkan pengembalian yang stabil per periode waktu yang terkait melalui kontrak Bersama hingga akhir periode.

Faktor Biaya Modal Tertimbang

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa biaya modal terdiri dari dua komponen, yakni biaya utang dan biaya ekuitas. Biaya modal (cost of capital) dapat juga disebut biaya modal rata-rata tertimbang (weighted average cost of capital) karena menggunakan proporsi jumlah utang dan ek:uitas pada keseluruhan modal sebagai faktor penghitung.

1.       Lingkungan ekonomi makro Kondisi ekonmni makro menyangkut suplai dan permintaan pemodalan dalam negeri. Kondisi ini dipengaruhi oleh iklim investasi, perturnbuhan ekonomi, siklus bisnis, dan daya belu konsumen.

2.       Situasi pasar modal Situasi pasar modal juga mempengaruhi besaran biaya modal. Pasar modal dengan banyak aset sekuritas yang memiliki risiko tinggi akan memunculkan ekspektasi tambahan pengembalian agar sekuritas tersebut tetap menarik.

3.       Kebijakan investasi dan pendanaan Kebijakan investasi dan pendanaan akan berpengaruh terhadap persepsi risiko spesifik yang ada pada perusahaan tersebut. Kebijakan investasi yang intensif akan memunculkan profil risiko pada bisnis dan operasional yang berbeda pada perusahaan dengan kebijakan investasi moderat.

Pasar Keuangan, Pasar Uang, dan Pasar modal

Setidaknya terdapat tiga jenis pasar yang berpengaruh terhadap likuiditas, suplai, dan permintaan permodalan yakni pasar keuangan, pasar uang, dan pasar modal.

Pasar keuangan secara sederhana dapat diartikan sebagai tempat bertemunya entitas pemilik kelebihan dana dengan entitas yang kekurangan dana. Para pemilik kelebihan dana bertindak sebagai pemberi pinjaman (lender) sedangkan entitas yang membutuhkan dana disebut peminjam (borrower)

Pasar Uang (money market) adalah pasar yang sangat likuid dengan aset sekuritas berumur pendek, misalnya 3 bulan, 6 bulan, dan 9 bulan.

pasar modal (capital market) terbentuk sebagai tempat pertukaran aset sekuritas lebih dari satu tahun atau berjangka panjang. Pasar ini merupakan sarana melakukan kegiatan investasi dan pendanaan baik investor individu maupun institusional dengan instrumen yang lebih dikenal dengan sebutan efek, sehingga pasarnya pun sering disebut dengan bursa efek.


Komentar